Hello world!

https://receh.co/wp-content/plugins/safelink-wp-zonkv240/img/336x280.png

Berapa lamapun di Jogja, anda takkan kehabisan tempat wisata. Alam yang luas dan indah serta budaya yang tersimpan di kota pelajar ini tersebar ke seluruh pelosok kotanya. Jika anda ingin wisata seru sekaligus mengenal Gunung Merapi yang perkasa itu, datanglah ke Museum Merapi. Di Museum Gunung Merapi ini, anda akan diberikan wawasan luas tentang gunung dan edukasi tentang kebencanaan geologi.

Seru sekali pastinya tahu informasi tentang gunung yang terakhir meletus pada 2010 silam itu. Di museum itu, anda mendapati ruangan yang berisi puing-puing terjangan lahar merapi, ruangan edukatif dan masih banyak lagi.

Objek Wisata Museum Merapi Park Jogja
Gunung api merapi termasuk gunung api paling aktif di dunia. Letusannya pada tahun 2010 silam masih terekam di benak kita yang mana sudah menewaskan juru kuncinya yakni Mbah Marijan. Gemuruh gunung merapi bak nafas alam semesta yang membuat kita sadar kalau alam mempunyai aturan. Fenomena alam yang terjadi bisa menjadi jendela kita, sehingga tahu tentang bumi lebih dalam dan siklus alam akan terulang.

Karena kejadian masa lalu itulah harus dijadikan sebagai cermin untuk mitigasi saat ini dan membuat kita belajar memahami alam dan menanggulangi efek negatif yang mungkin saja terjadi. Atas pemikiran itu, maka pemerintah membangun museum merapi untuk wahana edukasi konservasi bagi anak negeri. Berdirinya museum merapi bermanfaat bagi semua orang, terutama yang tinggal di sekitar gunung api.

Sejarah Museum Merapi Jogja
Sebagai sarana edukasi bagi masyarakat luas, Museum Merapi didirikan secara artistik di latar gunung merapi. Awal berdirinya mulai tanggal 1 Oktober 2009, lalu dibuka resmi untuk umum pada 1 Januari 2010. Museum Gunung Merapi terdiri dari 2 lantai dengan bentuk bangunan trapesium yang unik dengan puncak mengerucut segitiga di salah satu sisi puncaknya. Saat hari cerah, objek wisata ini tampak sangat gagah.

Museum Gunungapi Merapi adalah museum bersejarah sebagai sarana wisata edukasi, penyebarluasan informasi kegunungapian, kebencanaan geologi dan lainnya. Tujuan didirikan tempat wisata rekreatif edukatif ini yakni memberikan wawasan maupun pemahaman tentang aspek ilmiah, sosial budaya dan lainnya yang berhubungan tentang gunung api kepada masyarakat luas.
Berada di kawasan lereng gunung merapi, museum merapi dibangun dengan luas 4470 meter di atas tanah seluas 3,5 hektar. Ada banyak informasi yang akan disampaikan kepada para pengunjung, dari informasi ilmiah ke gunungan, gerakan tanah, informasi mitigasi bencana yang disebabkan oleh gunung api, informasi sumberdaya hingga informasi aspek sosial budaya di sekitar gunung api.


https://receh.co/wp-content/plugins/safelink-wp-zonkv240/img/336x280.png
One Comment

Leave a Reply to A WordPress Commenter Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *